Advertisement

Responsive Advertisement

Pemanfaatan Mutimedia Pembelajaran Interaktif berbasis Web dan Android dalam Pembelajaran



Program PembaTIK 2023 telah mencapai level tertinggi yaitu Level 4 : Berbagi dan berkolaborasi. Di Tahun 2023 ini untuk wakil Provinsi Sumatera Barat terdapat 31 peserta dan akan diseleksi untuk lima besar agar nantinya terpilih sebagai Duta Teknologi 2023 Sumatera Barat.

Selama mengikuti kegiatan PembaTIK mulai dari level 1 Literasi sampai level 4 ini, ada banyak pengalaman dan praktik baik yang saya rasakan dan tentunya bisa berbagi dan berkolaborasi bersama guru-guru lainnya. Kegiatan berbagi dan berkolaborasi ini sudah saya lakukan pada beberapa minggu sebelum berakhirnya tahapan Level 4 ini. Dan yang saya rasakan tentunya masih banyak lagi ilmu yang harus dipelajari dan sebagai guru tidak lepas dari belajar dan belajar. Bukan hanya mengajar siswa tetapi juga mengajar diri sendiri untuk selalu menjadi lebih baik.

Cerita Perjalanan Kegiatan Pembelajaran Berbasis TIK

Berawal dari kondisi sekolah saya yang mana dalam menerapkan pembelajaran yang berpusat kepada siswa Berkebutuhan Khusus menjadi lebih sulit ketika tidak didukung dengan media yang memadai. Siswa berkebutuhan khusus adalah siswa yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak pada umumnya. Setiap siswa berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sehingga setiap siswa berkebutuhan khusus membutuhkan layanan khusus yang disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan dan kebutuhannya.
Begitu juga dalam belajar, siswa berkebutuhan khusus ini diperlukan media ajar yang sesuai dengan karakteristik, kemampuan dan kebutuhannya.

Kemudian yang melatar belakangi saya dalam menerapkan inovasi pembelajaran berbasis TIK ini adalah :
1. Kecenderungan guru yang masih menggunakan media pembelajaran cetak
Menjadi guru berkebutuhan khusus dituntut untuk melayani siswa dengan beragam kemampuan dan keunikannya. Media pembelajaran yang digunakan harus menjangkau keseluruhan siswa yang beragam. Media ajar cetak hanya menjangkau siswa yang sudah mampu berliterasi tetapi tidak dengan siswa yang belum. Ditambah lagi keterbatasan media ajar di sekolah yang saat ini tidak relevan lagi untuk digunakan dalam pembelajaran. Sehingga guru-guru hanya mampu mengajar siswa dengan memanfaatkan media cetak saja.
2. Masih sedikit media pembelajaran interaktif yang tersedia bagi guru yang mengajar siswa berkebutuhan khusus
Jika guru mempunyai keinginan untuk mencari media ajar yang relevan melalui platform website seperti Google dan Platform Merdeka Mengajar belum tentu mendapatkan media ajar yang dibutuhkan. Dikarenakan keterbatasan jumlah media yang beragam di internet tersebut membuat sebagian guru hanya mengandalkan media ajar yang tersedia di sekolahnya.

3. Keberagaman kemampuan siswa berkebutuhan khusus meskipun dalam satu kelas / ketunaan yang sama
Di dalam satu kelas di sekolah berkebutuhan khusus terdapat beragam kemampuan dan kebutuhan siswa. Pembelajaran menjadi tidak efektif dikarenakan suatu media pembelajaran hanya menjangkau satu atau beberapa siswa berkebutuhan khusus saja, namun tidak dengan siswa yang mempunyai kebutuhan dan kemampuan yang berbeda. Adanya diferensiasi siswa ini membuat guru kesulitan untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam suatu materi yang diajarkan.

4. Siswa kurang fokus dan aktif dalam pembelajaran
Jika seorang guru hanya mengandalkan media pembelajaran yang itu-itu saja akan membuat siswa menjadi bosan, tidak fokus dalam memahami materi pembelajaran, dan menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran.

Untuk itu diperlukan sebuah inovasi untuk mengembangkan media pembelajaran yang terdiferensiasi sehingga pembelajaran menjadi terpusat pada murid sehingga tercapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Berdasarkan kondisi dan pengamatan maka saya mencoba untuk mengembangkan media pembelajaran yang bersifat interaktif dan memanfaatkan platform teknologi yang kemudian diintegrasikan kedalam materi pembelajaran. Media Pembelajaran Interaktif (MPI) yang dikembangkan berbasis Web dan Android yang diharapkan siswa mampu belajar mandiri, dan mereka bisa belajar tanpa batasan waktu dan tempat.

Beberapa tahapan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan implementasi TIK ini adalah :

1. Perencanaan pembuatan media MPI
Dikarenakan MPI yang dihasilkan akan berjalan pada website dan platform Android maka ditentukan aplikasi yang cocok untuk menghasilkan produk tersebut. Aplikasi yang digunakan adalah Smart Apps Creator yaitu aplikasi user-friendly yang berjalan pada Windows maupun MacOS dimana dalam penggunaannya tanpa menggunakan keahlian bahasa pemograman.
Aplikasi yang digunakan dalam pembuatan produk MPI

Kemudian setelah media tersebut selesai dibuat maka ditentukan bentuk output aplikasi tersebut. Output berupa Html5 yang akan berjalan pada website dan output berupa Apk yang akan diinstal nantinya pada smartphone Android. Untuk output Html5 harus dipublish kedalam web hosting terlebih dahulu. Dengan aplikasi Github Desktop memudahkan kita dalam mengupload file html ke dalam situs web hosting yang dipersiapkan seperti github.com.
Aplikasi Github Desktop sebagai media publish ke web hosting

2. Ujicoba Penggunaan media MPI
Agar MPI bisa berjalan dengan baik sebelum digunakan untuk pembelajaran diperlukan ujicoba penggunaan aplikasi. Aplikasi berbasis website diujicoba menggunakan laptop yang spesifikasinya umum digunakan pada setiap sekolah. Kemudian aplikasi berbasis Android diinstal pada smartphone untuk diujicobakan. Hasilnya sesuai dengan harapan, berjalan dengan baik dan siap untuk digunakan dalam pembelajaran.

Ujicoba penggunaan MPI pada Android dan Website


3. Pelaksanaan Inovasi Pembelajaran
Penerapan MPI ini dalam pembelajaran telah dilaksanakan pada beberapa kelas yang berbeda ketunaannya. Terlihat sekali antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran yang mungkin dikarenakan penggunaan media ajar yang 'baru' bagi mereka ditambah dengan menggunakan smartphone bagi mereka suatu cara belajar yang menarik dan menyenangkan.
Implementasi penggunaan MPI ini selalu saya gunakan disetiap jam mata pelajaran saya. Dengan beberapa kali pertemuan terlihat hasil yang signifikan dalam peningkatan mental belajar siswa. Seperti peningkatan motivasi belajar yang mana siswa selalu bersemangat ketika gurunya memulai pembelajaran. Ditambah lagi adanya kuis evaluasi yang sudah tersedia pada aplikasi MPI ini sangat memudahkan guru dalam menilai sejauh mana pemahaman siswa kan materi yang diajarkan.



Menggunakan MPI berbasis website dan asesmen formatif di kelas


4. Evaluasi Pelaksanaan Inovasi Pembelajaran.
Penggunaan MPI sudah berjalan hampir 10 kali pertemuan dengan asesmen formatif dilaksanakan setiap 2 minggu sekali. Artinya asesmen formatif sebanyak 4 kali sudah terlaksana dengan baik dengan menggunakan platform Quizizz. Jika dibandingkan hasil belajar siswa ketika menggunakan media ajar konvensional dengan menggunakan media ajar MPI maka terlihat peningkatan hasil belajar siswa.
Jika dilihat rekap asesmen formatif ini dalam grafik terlihat kurva peningkatan nilai belajar siswa. Artinya dengan berinovasi dalam mengembangkan media pembelajaran akan meningkatkan hasil belajar siswa, siswa akan lebih termotivasi dalam belajar dikarenakan media ajar yang interaktif, menarik dan menyenangkan.

Rekap hasil asesmen formatif dan grafik rata-rata hasil belajar siswa


Jadi bisa disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Interaktif berbasis Web dan Android mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Guru lebih mudah dalam mengajarkan materi kepada siswa tanpa perlu perhatian yang banyak. Siswa bisa belajar sesuai minat materi yang diinginkannya kapanpun dan dimanapun mereka inginkan hanya dengan menggunakan gadget di sekolah maupun di rumah.

Dengan keberhasilan saya dalam mengimplementasikan media interaktif ini, saya berinisiatif untuk berbagi praktik baik kepada rekan sejawat, mulai dari rekan-rekan disekolah, lanjut dengan rekan-rekan guru di komunitas tingkat Kabupaten. Tujuan saya agar guru-guru lainnya juga mampu menyediakan media MPI yang sesuai dengan kondisi siswa dan sekolahnya masing-masing.


Pelaksanaan kegiatan berbagi Praktik Baik yang telah saya dokumentasikan :
1. Kegiatan Webinar "Pemanfaatan Platform Teknologi sebagai Inovasi dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka".
Kegiatan Webinar ini saya adakan bersama rekan saya salah satu Sahabat Teknologi Sumbar 2023 yang juga berasal dari Kabupaten Solok, juga melibatkan ko-kapten belajar.id Kabupaten Solok sehingga kami bersama-sama mengadakan Webinar Praktik Baik dalam wadah Komunitas belajar.id Kabupaten Solok yang terdaftar di PMM.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 20 Oktober 2023 Jam 13.30 - 15.30 WIB. Kegiatan Webinar ini juga melibatkan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok yang mana pada saat kegiatan dihadiri oleh Bapak Anthony Saliza selaku Sekretaris Dinas dan juga memberikan kata sambutan untuk Webinar ini. Kegiatan terlaksana dengan baik dan tercatat lebih dari 50 peserta yang berasal dari guru-guru di seluruh Indonesia.




2. Kegiatan Webinar bersama Duta Teknologi Sumbar 2023 "Pemanfaatan Multimedia Interaktif dalam Pengembangan Inovasi Pembelajaran". Kegiatan Webinar ini adalah rangkaian kegiatan bagi peserta PembaTIK 2023 Level 4 dimana untuk saya dijadwalkan hari Jum'at tanggal 20 Oktober 2023 Jam 19.00 - 21.00 WIB dalam komunitas di PMM. Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dan berbagi praktik baik bersama sahabat Duta Teknologi Sumbar beserta rekan-rekan Guru Hebat seluruh Indonesia yang hadir pada saat itu.





Video dibawah ini merupakan tugas akhir PembaTIK level 4. Video berbentuk Vlog ini merupakan rangkaian kegiatan saya dalam menerapkan TIK dalam pembelajaran. Adapun judul kegiatan ini yaitu Berbagi Praktik Baik "Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web dan Android dalam Pembelajaran".

Tema PembaTIK 2023 kali ini adalah "Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar" Nama : Hendri Kurniawan, S.Pd, M.Pd Unit Kerja. : SLB Negeri 1 Alahan Panjang
#PusdatinKemendikbudristek #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2023 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PlatformMerdekaMengajar

Posting Komentar

9 Komentar

Hayati Alexandrina mengatakan…
Mantap Pak Hendri
Teruslah berkarya dan berinovasi
desi sumarlin mengatakan…
sangat bagus pak hendri
lanjutkan
Rahmanelis Zur mengatakan…
Kereen pak, menginspirasi guru-guru untuk terus berinovasi dengan berbagai media dan teknologi digital. Semangat teruslah berkaray
Gilang Pitopang mengatakan…
Luar biasa Pak Hendri, meskipun kita melayani anak berkebutuhan khusus yang biasanya kita terbiasa di zona nyaman dengan memberikan pembelajaran yang konvensional namun semenjak ikut kegiatan PembaTIK ini banyak sekali perubahan mindset kita terutama cara pandang kita terhadap penggunaan teknologi untuk pembelajaran peserta didik. Ternyata dengan memanfaatkan TIK pembelajaran bersama anak istimewa menjadi lebih luar biasa
Inspirasi Belajar mengatakan…
Sangat menginspirasi..
Ria Hariani mengatakan…
Sangat bagus karya dan tulisanya Pak. Semangat berbagi dan berkarya.
Tuti Sismonita mengatakan…
Luar biasa bagus sekali bapak.. Sangat menginspirasi saya,, apalagi kita sama-sama guru ABK..
Fitni nadriya mengatakan…
Blog yang luar biasa dan menginspirasi